pulsa-logo

Luna G8, Usung 4 Kamera dan Baterai Besar, Layar Belum Full HD


Fauzi

Kamis, 04 Januari 2018 • 14:29


Luna, brand smartphone yang relatif baru kembali mencoba peruntungan dengan mengeluarkan sang jagoan anyar. Adalah Luna G8, smartphone yang tampil dengan sajian layar 6 inci berasio 18:9 dan memiliki empat kamera. Tentu Luna G8 bukanlah smartphone pertama, baik yang datang dengan layar penuh berasio 18:9 maupun yang menawarkan kemampuan bidik momen dual-camera depan dan belakang. Pun demikian, menarik untuk mencari apa saja yang ditawarkan smartphone ini selain dari dua fitur unggulan tadi. Jadi, simak saja review-nya berikut ini.

Paket Penjualan : Handset, charger, earset, kabel data, buku manual, kartu garansi, SIM ejector, softcase

Warna : Gold, Black

Harga : Rp 3.799.000

Desain

Dari sisi tampilan, apa yang disajikan Luna G8 terbilang mirip dengan para pesaing yang juga datang dengan layar penuh. Artinya, desain Luna G8 saat ini sudah terbilang cukup umum, lantaran smartphone dengan desain seperti ini sudah mudah ditemui di pasaran.


Dengan rasio layar 18:9, secara fisik Luna G8 memang terlihat memanjang dengan dimensi 160 x 76,6 mm. Di area depan, layar penuh 6 inci smartphone ini diapit dengan area bezel yang cukup sempit di sebelah kiri-kanannya. Begitupun area sisa yang terdapat di bagian atas dan bawah layar, yang juga tidak terlalu lebar.

Soal material yang digunakan untuk membalut bodi, Luna G8 nampaknya cukup mendapat apreasiasi. Di sini, sang pabrikan meracik cover belakang G8 dengan material alumunium yang dikombinasikan dengan layar yang sudah mengadopsi kaca lengkung 2.5D. Dengan bodinya yang tidak terlalu bongsor lantaran rasio layarnya yang sudah kekinian, membuat Luna G8 masih nyaman untuk digenggam. Selain itu, smartphone juga cukup solid dan relatif tidak terlalu licin ketika dipegang.

Di area luar, Luna G8 menempatkan sejumlah komponen penting. Dari sisi tata letak, apa yang terlihat di Luna G8, sejatinya tidak jauh berbeda dengan smartphone pada umumnya. Misalnya, di area tepat di atas layar, kita akan menemui adanya sejumlah komponen yang menempel seperti sensor dual-camera depan, beserta LED Flash, sensor proximity, dan lubang speaker depan. Bagian bawah layar nampak tidak ada satupun komponen yang bertengger di sini, hal ini mengingat tombol navigasi (back, home, dan multitasking) tercakup di dalam layar smartphone.

Menyisir area sisi, di sebelah kanan kita akan menemui adanya dua komponen berupa tombol power dan tombol volume rocker. Sementara di area sebaliknya, yakni di sisi kiri hanya terdapat slot kartu SIM dan kartu microSD. Bila di sisi bagian terlihat kosong tanpa ada komponen menancap, maka hal sebaliknya akan ditemui di sisi bagian bawah. Di area ini terdapat sejumlah komponen penting, seperti lubang jack audio 3.5 mm, port microUSB, dan lubang speaker.

Melongok ke bagian belakang, nampak terlihat dua sensor kamera utama beserta LED flash yang berjajar horizontal, sensor sidik jari dan logo Luna bertengger tepat di bawahnya. Selain itu terlihat pula garis antena yang tersaji di bagian atas dan bawah panel belakang smartphone.

Layar 6.0 Inci, Rasio 18:9

Menyandang layar berdiagonal 6 inci yang dikombinasikan dengan aspek rasio 18:9, sayangnya Luna G8 hanya menawarkan resolusi HD+ (1440 x 720 piksel) saja. Meski tidak terlalu kentara bila dilihat dengan kasat mata, dengan resolusi yang lebih tinggi, misalnya Full HD+, tentu konten yang tersaji akan sedikit mengalami peningkatan dari sisi kepadatannya.

Baiklah dari sisi fisik, layar yang diusung Luna G8 sudah cukup kekinian. Tidak hanya dari aspek rasionya saja, kaca 2.5D yang diadopsinya juga membuat tampilan smartphone ini menjadi cukup elegan. Belum lagi lapisan pelindung Gorilla Glass yang tentu membuat layar smartphone ini memiliki ketahanan lebih.

Luna G8 menyajikan layar dengan teknologi IPS, yang di antara kelebihannya datang dari sudut pandangnya yang cukup luas, dimana konten yang tersaji masih bisa dilihat dari sudut tertentu. Selain itu, dari sisi responsivitasnya, layar Luna G8 juga tergolong cukup baik. Begitupun dengan kemampuan multitouch-nya, yang bedasarkan pengujian didapati bahwa layar Luna G8 bisa diakses hingga 5 titik secara bersamaan.

Sudah barang tentu berbekal layar penuh berukuran 6 inci dengan aspek rasio 18:9, Luna G8 bisa menyajikan tampilan yang cukup luas. Alhasil pengalaman yang diberikan juga lebih baik, seperti untuk menonton video ataupun bermain games. Secara umum pengalaman pengguna akan terasa lebih baik, terutama untuk aplikasi, video atau game yang sudah mendukung rasio layar yang diusung smartphone ini.

Guna memperoleh tampilan yang diinginkan, baik ketajaman, kecerahan warnanya, maupun aspek tampilan lainnya, Luna G8 memberikan sejumlah opsi standar di menu Display. Cukup akses Setting > Display, di sini tercakup berbagai menu, mulai dari tingkat kecerahan hingga menu Cast Screen. Menu yang disebut terakhir, cast screen, memungkinkan kita untuk mentransmisikan atau menyajikan konten di smartphone ke layar TV.

Seperti banyak smartphone Android lainnya, Luna G8 juga telah dibekali fitur bernama Split Screen. Dengan fitur ini, kita dimungkinkan menjalankan dua aplikasi yang berbeda di layar secara bersamaan. Fitur Split Screen bisa kita temui di tab Features yang tercakup di menu Setting.

Luna OS

Mengusung Android 7.0 Nougat untuk sistem operasinya, tampilan Luna G8 juga dipermanis dengan antarmuka milik sendiri, yakni Luna OS. Seperti antarmuka hasil custom lainnya, Luna OS juga menawarkan pengalaman pengguna yang lebih simpel. Hal terlihat dari tidak adanya App Drawer, semua aplikasi sudah terkumpul di folder-folder sesuai dengan kategorinya. Untuk melihat semua aplikasi yang tertanam, di Luna G8 pengguna bisa langsung mengakses folder All Apps.

Selain pengalaman pengguna yang sudah dibuat simpel, Luna OS juga membawa sejumlah fitur bawaan, seperti App Multi-open. Dengan fitur ini pengguna dimungkinkan untuk menjalankan dua akun WhatsApp sekaligus di Luna G8. Ada juga fitur bernama Data Clone, yang dengan fitur ini kita dimungkinkan untuk mentransfer nomor kontak, pesan teks, gambar, video, dan data lainnya dari ponsel lama kita ke ponsel baru tanpa trafik data. Satu lagi fitur yang berguna adalah Child Mode, dengan fitur ini kita bisa mengatur aplikasi mana saja yang cocok digunakan oleh anak-anak.

Face Unlock

Dari sisi keamanan, selain sudah dijejali fitur standar, seperti lewat password dan pin, smartphone ini juga menyediakan fasilitas lainnya, seperti sensor sidik jari, dan satu lagi yang cukup kekinian adalah Face Unlock. Dengan adanya fitur Face Unlock pengguna kian dipermudah untuk mengakses smartphone mereka, di mana cukup hadapkan muka ke smartphone maka layar pun akan terbuka. Selain itu, tentu saja dengan adanya fitur Face Unlock, kian menambah tingkat keamanan smartphone itu sendiri.

Dual-Camera Depan & Belakang

Saat ini smartphone yang datang dengan fitur dual-camera depan dan belakang memang masih tergolong langka. Di Indonesia, smartphone dengan fitur empat kamera sebelumnya dihadirkan Huawei lewat Nova 2i-nya. Setelah itu, tidak lama berselang, Luna G8 pun diluncurkan yang juga menyandang sebagai smartphone dengan empat kamera.

Tanpa panjang lebar, sebagai alat bidik utama Luna G8 menyajikan kamera belakang dengan resolusi 13 MP + 5 MP dengan segala atributnya seperti Flash Camera Sensor by Sony 4-Cell Technology, Low Light Mode, Face beauty, Bokeh, Backlight mode, EIS + Gyro Video Recording. Seperti umumnya, smartphone dengan kamera ganda, setiap sensor yang dimilikinya memiliki fungsi yang berbeda ketika digunakan.

Misalnya, kamera 13 MP di bagian belakang berfungsi untuk mengambil gambar yang difokuskan, sementara sensor 5 MP akan menangkap objek lebih dalam yang tidak difokuskan dan membuatnya menjadi blur. Berbekal dual-camera ini lah kita bisa mengambil gambar bokeh dengan Luna G8.

Lalu bagaimana dengan hasil bidiknya? Bagi yang suka membidik objek dengan efek bokeh, berbekal sensor dual-camera sebagaimana disebut, Luna G8 sudah cukup menjawab kebutuhan untuk itu. Hasil bidikan tergolong cukup jernih dengan sajian warna natural. Jangan lupa, Luna G8 sudah menggunakan 4 Cell Technology Camera, sebuah teknologi kamera yang menggabungkan 4 cell dalam 1 pixel yang disebut dapat menangkap jumlah cahaya 4 kali lebih banyak.

Hasil Kamera Indoor

Hasil Kamera Outdoor

Menilik kamera depannya, Luna G8 nampaknya juga siap memanjakan pengguna yang suka selfie. Bagaimana tidak, smartphone membawa resolusi kamera depan yang ternyata lebih tinggi dari kamera utamanya, yakni dual-camera 20 MP + 8 MP dengan Wide-Angle.

Berbekal fitur wide-angle, pengguna bisa memanfaatkan kamera depan Luna G8 untuk foto wefie atau group selfie. Caranya cukup klik ikon wide-angle yang tersaji di antarmuka kamera Luna G8. Selain itu, lantaran sudah menyajikan fasilitas dual-camera, ketika foto selfie kita pun bisa menampakkan background dengan efek bokeh atau blur.

Hasil bidik kamera depan Luna G8, secara umum foto yang dihasilkan tergolong cukup jernih dan tajam. Bisa dibilang smartphone sudah menjawab bagi mereka yang suka berswafoto dengan hasil yang tidak mengecewakan.

Hasil Kamera Selfie

Selain itu, tentu saja, untuk mendapatkan hasil bidik sesuai dengan yang diinginkan, kita bisa memanfaatkan berbagai fasilitas yang terdapat di menu kamera. Tidak ketinggalan, lewat alat bidik yang tersaji pengguna juga bisa merekam video dengan fitur Beautified Video yang sudah mendukung hingga 7 level beauty.

MediaTek Helio P25 dan RAM 4GB

Merangsek ke segmen pasar kelas menengah, dari sektor dapur pacu Luna G8 hadir mengemas prosesor octa-core MediaTek Helio P25 yang memiliki konfigurasi chip octa-core Cortex-A53 up to 2.6GHz plus ditandem pengolah grafis Mali-T880.

Masih dari bagian jeroan, selain spesifikasi di atas, Luna G8 juga memiliki spesifikasi RAM 4GB dan memori internal 64GB. Bagi pengguna yang merasa kurang cukup dengan kapasitas memori internal yang disediakan, Luna G8 juga sudah dilengkapi dengan slot kartu microSD. Lewat fasilitas ini, kita bisa memperluas media penyimpanan data hingga 256 GB. Hanya cukup disayangkan, oleh karena Luna G8 mengadopsi slot dual-SIM hybrid, ketika slot untuk microSD digunakan maka fasilitas dual-SIM tidak bisa dinikmati.

Bicara performa, di atas kertas, dengan spesifikasi hardware yang dibawa, selayaknya kinerja smartphone bisa meladeni aktivitas penggunanya, seperti untuk berkomunikasi, akses internet dan jejaring sosial, hingga bermain game. Hal itupun tercermin dari pengalaman penulis ketika menggunakan smartphone ini, dimana aktivitas-aktivitas yang disebut tadi bisa dilakukan secara lancar tanpa kendala berarti.

Untuk mendapatkan gambaran mengenai kinerjanya, mengacu pada hasil benchmark yang PULSA lakukan, skor yang dicetak Luna G8 tergolong cukup baik. Misalnya, ketika diukur dengan menggunakan software benchmark AnTuTu, skor yang dicetak Luna G8 mencapai angka 63735. Sementara untuk kinerja CPU-nya, berdasarkan pengujian menggunakan software Geekbench diperoleh skor 831 (single-core) dan 3813 (multi-core). Lebih detil soal kinerja smartphone bisa dilihat dari tabel hasil benchmark lengkap smartphone ini.

Selain spesifikasi hardware yang telah dijabarkan sebelum, hal yang tidak kalah penting dari sebuah smartphone adalah sektor penyuplai daya. Bicara soal daya tahan baterai, Luna G8 dikemas dengan penyuplai daya berkapasitas 4010 mAh yang tertanam di dalam bodi smartphone ini. Meski kapasitas baterainya tergolong cukup besar, namun untuk melakukan pengisian, pengguna hanya membutuhkan waktu kurang lebih 2,5 jam saja.

Tak hanya itu, berkat fitur Extreme Mode yang tertanam di dalamnya, dengan kondisi baterai hanya 5%, berdasarkan klaim pabrikan smartphone disebut masih bisa bertahan hingga 25,3 jam dalam posisi standby, dan masih dapat melakukan panggilan selama 1,2 jam.

Konektivitas

Mendarat di pasar, Luna G8 menawarkan fitur konektivitas yang cukup memadai. Misalnya, untuk mengakses dunia maya, pengguna sudah bisa memanfaatkan teknologi 4G LTE yang secara kecepatan aksesnya di atas kertas lebih baik dari teknologi sebelumnya. Hal itu, dirasakan penulis ketika melakukan aktivitas, seperti browsing dan akses jejaring sosial. Mengingat smartphone ini yang sudah mendukung layanan 4G dari seluruh operator di Indonesia, tentu pengguna bisa leluasa memilih layanan seluler dari operator yang disukai tanpa harus melakukan pengaturan khusus. Tentu yang tidak ketinggalan, selain dukungan teknologi 4G LTE, dari sisi konektivitas smartphone ini juga sudah dilengkapi dengan fasilitas lain, semisal Wi-Fi Hotspot, WLAN 802.11 a/b/g/n (Dual Band), Bluetooth 4.0, dan GPS (A-GPS).

Kesimpulan

Kehadiran Luna G8 yang menyuguhkan layar penuh dan fitur dual-camera depan-belakang tidak hanya membuat persaingan menjadi kian semarak, pilihan bagi konsumen juga tambah bervariasi. Terlebih smartphone ini dilego di kisaran Rp3,8 juta, dimana dari sisi harga tergolong cukup dekat dengan para pesaingnya yang sudah lebih dahulu hadir.

Bila ditilik dari tampilan fisik, kemampuan, dan performanya, apa yang ditawarkan Luna G8 sejatinya tidak jauh berbeda dibanding pesaingnya. Dengan layar yang tergolong lapang, cukup disayangkan bila resolusi yang ditawarkan Luna G8 masih sebatas HD+, di sisi lain para pesaing terdekatnya sudah mengusung layar beresolusi Full HD+. Kendati demikian, fitur empat kamera dan baterai berkapasitas 4010 mAh, nampaknya tidak bisa dikesampingkan, karena bisa saja ini menjadi daya pikat konsumen ketika memilih Luna G8. Menurut Anda, bagaimana?